Saat ini, teknologi informasi dan komunikasi merupakan slah satu jenis dari bentuk teknologi yang berkembang dengan sangat pesat. Melalui fitur andalannya yaitu internet, saat ini teknologi komunikasi dan informasi seperti merupakan salah satu jenis teknologi yang menduduki peringkat teratas, baik dari sisi positif,negatif, hingga penggunanya. Memang sebagai sebuah teknologi yang berkembang pesat, pastilah teknologi informasi dan komunikasi memiliki beberapa kelebihan dan juga kelemahan. Ada yang disadari, dan ada juga yang mungkin tidak disadari, karena sudah menjadi bagian dari keperibadian individu tertentu. Berikut ini adalah dampak positif dan juga dampak negative yang bisa dirasakan di dalam kehidupan sehari - hari.
Dampak Positif
- Mempercepat arus informasi
- Mempermudah akses terhadap informasi terbaru
- Media sosial
- Membantu individu dalam mencari informasi
- Media hiburan
- mempermudah komunikasi dengan individu lainnya yang jauh
- Sharing dan berbagi file
- Memiliki banyak dampak positif dalam dunia pendidikan
- Sebagi lokasi untuk bisnis jual beli
- Membantu menyelesaikan masalah dengan mudah
Dampak Negatif
- Individu menjadi mala untuk bersosialisasi secara fisik
- Meningkatkan penipuan dan juga kejahatan cyber
- Cyber Bullying
- Konten negative yang berkembang pesat
- Fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas
- Menjauhkan yang dekat
- Mengabaikan tugas dan juga pekerjaan
- Membuang - buang waktu untuk hal yang tidak berguna
- Menurunnya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang
b. Handphone
Telepon genggam atau handphone atau Telepon seluler adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensial saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana - mana (portabel,mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel;wireless). Saat ini indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan Sistem CDMA (Code Division Multiple Acces). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
Sejarah
Menurut wiki indonesia Penemu sistem telepon geggam yang pertama adalah Martin Cooper, seorang pekerja di pabrikan Motorola pada tanggal 03 April 1973, walaupun sering disebut-sebut penemu telepon genggam adalah sebuah tim dari salah satu divisi Motorola (divisi tempat Cooper bekerja) dengan model pertama adalah DynaTAC. Ide yang dicetuskan oleh Cooper adalah sebuah alat komunikasi yang kecil dan mudah dibawa berpergian secara fleksibel.
Cooper bersama timnya menghadapi tantangan bagaiman memasukkan semua material elektronik ke dalam alat yang berukuran kecil tersebut untuk pertama kalinya. Akhirnya sebuah handphone pertama berhasil diselesaikan dengan total bobot seberat dua kilogram. Untuk membuatmya, Pabrikan Motorola membutuhkan biaya kurang lebih US$ juta. " Pada tahun 1983, telepon genggam portabel berharga US$4 ribu (Rp36 juta) setara dengan US$10 ribu(Rp90 Juta).
setelah berhasil memproduksi telepon genggam, tantangan terbesar berikutnya adalah menghadaptasi infrakturtur untuk mendukung sistem komunikasi telpon genggam tersebut dengan menciptakan sistem jaringan yang hanya membutuhkan 3 MHz spektrum, setara dengan lima channel TV yang tersalur ke seluruh dunia.
Tokoh lain yang diketahui sangat berjasa dalam dunia komunkasi selular adalah Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, ia memang diakui dunia sebagai pakar dalam bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1949) dan master (1942) dalam teknik eloktronik dari MIT.